THREE
Esoknya di dalam kelas. “Pagi anak-anak, sekarang ibu akan membagi kalian dengan beberapa kelompok yang setiap kelompok terdiri atas 2 orang. Ga ada yang protes, dan ibulah yang memilih siapa kelompok kalian titik!!!!” Seketika mereka berteriak ”ya ga adil dong bu,kami kan punya pasangan sendiri-sendiri,” “ga ada, kalo kalian sama pasangan kalian bisa-bisa bukannya buat tugas kalian malah pacaran.” Semua anak pun diam, sementara Maya dan Asti berceloteh “eh As siapa ya pasanganku? Deg-degan juga nih.” “Ah kamu ini lagian kita semua kan udah sering ngomong ma temen sekelas kita May.” “tapi tetep aja kan beda rasanya.” “ya terserah deh.” Ternyata Asti pasangannya Danan, jantung Asti tak karuan, ya ampun pasti ini cuma mimpi. Bisa-bisa aku squad jantung disampingnya. Maya berkata”lho As, kamu kok bengong?” lama Asti tak menjawabnya, sampai-sampai Maya mengibas-ngibaskan tangannya, tapi Asti tetap diam. Akhirnya ia pun menggoncang-goncangkan tubuhnya. “aduh Maya kamu apa-apaan sih, aku kan punya penyakit jantungan n latahan. Tega banget sih.” “ye abis, dipanggilin ga nyahut-nyahut.” “emang ada apa May?” “selamat ya jadi pasangannya Danan.” “pasangan apaan?” “pake nanya lagi, tau kan semua cewek ingin jadi pasangannya dalam buat tugas ini, biar bisa pedekate gitu loh.” “bodo amat, aku cuma mau nyelesaiin ni tugas cepet-cepet.” “iya deh dasar Asti.” Tiba-tiba Danan mendekati Asti, “As, gimana kalo kita buat tugasnya besok sore.” Jantung Asti berdegup kencang.“ap….apa besok?” “iya, lebih cepet kan lebih baik.”berusaha bersikap tenang “di…dimana?” “di rumahmu lah, tapi kalo kamu mau ke rumahku juga ga pa-pa. Cuma ada adikku dan aku yang ada di rumah.” “ah ga ga usah, ngapain aku ke rumahmu? Lebih baik di rumahku aja.” “OK. deal jam berapa?” “ ya yang penting jangan malem-malem.” “OK”. Asti benar-benar tidak berani menatap Danan.
Seindah asa yang tercipta
Mengalir dengan deras menutupi hati
Tak henti melahirkan gelora panas
Sejak pertama kusentuh cinta ini
0 komentar:
Posting Komentar